Selasa, 01 April 2025

Ayo Berpuasa Sunnah 6 Hari Bulan Syawwal Yang Afdhal Sejak Tanggal 2 & Muttashil


 Ayo Berpuasa Sunnah 6 Hari Bulan Syawwal

Yang Afdhal Sejak Tanggal 2 & Muttashil


مَن صامَ رَمَضانَ ثُمَّ أتْبَعَهُ سِتًّا مِن شَوَّالٍ، كانَ كَصِيامِ الدَّهْرِ.
الراوي : أبو أيوب الأنصاري | المحدث : مسلم | المصدر : صحيح مسلم
الصفحة أو الرقم: 1164 | خلاصة حكم المحدث : [صحيح]
التخريج : من أفراد مسلم على البخاري

🔸 Dari Abu Ayyub radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah  bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Siapa yang melakukan puasa Ramadhan lantas ia ikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu seperti berpuasa setahun.” (HR. Muslim, no. 1164)

Alhamdulillah.. hari ini 3 Syawwal kita sudah bisa mulai puasa Syawwal 1446 H. Tidak bisa berpuasa mulai 2 Syawwal karena terhalang yaitu mengerjakan Sholat 'Id-nya bersama al-umara' (pemerintah) pada hari Senin.


Selasa, 25 Maret 2025

Allah Menciptakan Jannah ( Surga ) 'Adn Dengan Tangan-Nya


 

Allah Menciptakan Jannah ( Surga ) 'Adn Dengan Tangan-Nya


٢٧ - حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْقُرَشِيُّ، ثنا الْحُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ الْجُعْفِيُّ، عَنْ فُضَيْلِ بْنِ عِيَاضٍ، عَنْ لَيْثٍ، عَنْ مُجَاهِدٍ، قَالَ: " خَلَقَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ جَنَّةَ عَدْنٍ بِيَدِهِ فَاطَّلَعَ فِيهَا فَقَالَ: {قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ} [المؤمنون: ١] ثُمَّ أُغْلِقَتْ فَلَمْ يَدْخُلْهَا إِلَّا مَنْ شَاءَ وَهِيَ تُفْتَحُ كُلَّ سَحَرٍ فَكَانُوا يَرَوْنَ أَنَّ الْبَرَدَ الَّذِي يَجِيءُ سَحَرًا مِنْهَا "
كتاب صفة الجنة لابن أبي الدنيا ت سليم ص ٥٤ - ابن أبي الدنيا

🔸 Dari Mujahid, ia berkata: “Allah menciptakan Surga ‘Adn dengan tangan-Nya, kemudian Dia melihat ke dalamnya dan berkata : {قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ} [المؤمنون: ١]  ‘Sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman’ (QS. Al-Mu’minun: 1). Lalu pintu surga itu ditutup, dan tidak ada yang memasukinya kecuali orang yang dikehendaki-Nya. Surga itu dibuka setiap waktu sahur, dan pada saat itu mereka melihat hujan es yang turun berasal dari surga tersebut.”
📚 lihat Shifatul Jannah, karya Ibn Abi Dunya, hlm. 54

Minggu, 23 Maret 2025

Al-Qur'an Diturunkan Dengan Bahasa Arab Yang Paling Mulia


 

Al-Qur'an Diturunkan Dengan Bahasa Arab Yang Paling Mulia



قال ابن كثير رحمه الله : ﴿إِنَّا أَنزلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ﴾ وَذَلِكَ لِأَنَّ لُغَةَ الْعَرَبِ أَفْصَحُ اللُّغَاتِ وَأَبْيَنُهَا وَأَوْسَعُهَا، وَأَكْثَرُهَا تَأْدِيَةً لِلْمَعَانِي الَّتِي تَقُومُ بِالنُّفُوسِ؛ فَلِهَذَا أنزلَ أَشْرَفُ الْكُتُبِ بِأَشْرَفِ اللُّغَاتِ، عَلَى أَشْرَفِ الرُّسُلِ، بِسِفَارَةِ(٨) أَشْرَفِ الْمَلَائِكَةِ، وَكَانَ ذَلِكَ فِي أَشْرَفِ بِقَاعِ الْأَرْضِ، وَابْتَدَئَ إِنْزَالُهُ فِي أَشْرَفِ شُهُورِ السَّنَةِ وَهُوَ رَمَضَانُ، فَكَمُلَ مِنْ كُلِّ الْوُجُوهِ؛

🔸 Ibnu Katsir rahimahullah dalam kitab tafsirnya menjelaskan :

﴿إِنَّا أَنزلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ﴾ سورة يوسف : ٢

Sesungguhnya Kami menurunkannya sebagai Qur'an berbahasa Arab, agar kalian mengerti (memahami).” (QS. Yusuf : 2) Yang demikian itu bahwa Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, jelas, luas, dan maknanya lebih mengena lagi cocok untuk jiwa manusia.
Oleh karena inilah kitab yang paling mulia (Al-Qur’an) diturunkan dengan bahasa yang paling mulia kepada rasul yang paling mulia (Nabi Muhammad ), melalui perantara malaikat yang paling mulia (Malaikat Jibril 'alaihis salam), ditambah diturunkan pada dataran yang paling muia diatas muka bumi (tanah Arab), serta awal turunnya pun pada bulan yang paling mulia yaitu bulan Ramadhan, sehingga Al-Qur’an menjadi sempurna dari segala sisinya.”


Rabu, 19 Maret 2025

Keadaan Jiwa Apabila Sedang Lapar


 

Keadaan Jiwa Apabila Sedang Lapar


٣١٩ - حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عِمْرَانَ، قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا سُلَيْمَانَ الدَّارَانِيَّ، يَقُولُ: «إِنَّ النَّفْسَ إِذَا جَاعَتْ وَعَطَشَتْ صَفَا الْقَلْبُ وَرَقَّ، وَإِذَا شَبِعَتْ وَرَوِيَتْ عَمِّي الْقَلْبُ وَبَادَ»
كتاب الجوع لابن أبي الدنيا ص ١٨٨ - ابن أبي الدنيا

✍️ Abu Sulaiman Ad-Darrani rahimahullah berkata,

«إِنَّ النَّفْسَ إِذَا جَاعَتْ وَعَطَشَتْ صَفَا الْقَلْبُ وَرَقَّ، وَإِذَا شَبِعَتْ وَرَوِيَتْ عَمِّي الْقَلْبُ وَبَادَ»

"Sesungguhnya jiwa itu jika sedang lapar dan haus maka hatinya akan bersih dan lembut.
Tapi jika jiwa itu kenyang dan merasa puas minumnya maka hatinya akan menjadi buta."

📚 Al-Juu' karya Ibnu Abid Dunya 1/188.

Selasa, 18 Maret 2025

Bani Adam Itu Makhluq Pilihan Sehingga Jangan Hinakan Diri Dengan Kemaksiatan


 


Bani Adam Itu Makhluq Pilihan Sehingga Jangan Hinakan Diri Dengan Kemaksiatan


قال الإمامُ ابنُ رجبٍ رحمه الله : ابن آدم لو عرفت قدر نفسك ما أهنتها بالمعاصي أنت المختار من المخلوقات ولك أعدت الجنة إن اتقيت فهي إقطاع المتقين والدنيا إقطاع إبليس فهو فيها من المنظرين فكيف رضيت لنفسك بالإعراض عن إقطاعك ومزاحمة إبليس على إقطاعه وأن تكون غدا معه في النار من جملة أتباعه إنما طردناه عن السماء لأجلك حيث تكبر عن السجود لأبيك وطلبنا قربك لتكون من خاصتنا وحزبنا فعاديتنا وواليت عدونا: {أَفَتَتَّخِذُونَهُ وَذُرِّيَّتَهُ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِي وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّ بِئْسَ لِلظَّالِمِينَ بَدَلاً} [الكهف: ٥٠] .
كتاب لطائف المعارف فيما لمواسم العام من الوظائف - ط ابن حزم ص ١٨٣ - ابن رجب الحنبلي

🔸 Imam Ibnu Rajab rahimahullah berkata : "Wahai anak Adam, seandainya engkau mengetahui betapa berharganya dirimu, niscaya engkau tidak akan menghinakannya dengan kemaksiatan.
Engkau adalah makhluk pilihan, dan Surga telah disiapkan untukmu jika engkau bertakwa. Surga adalah kediaman orang-orang yang bertakwa, sedangkan dunia adalah kediaman iblis, yang diberi penangguhan di dalamnya. Maka bagaimana mungkin engkau ridho berpaling dari apa yang diberikan kepadamu dan bersaing dengan iblis atas wilayah kekuasaannya (yaitu dunia) lalu kelak engkau akan bersamanya di Neraka? ....

{أَفَتَتَّخِذُونَهُ وَذُرِّيَّتَهُ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِي وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّ بِئْسَ لِلظَّالِمِينَ بَدَلاً} [الكهف: ٥٠] .

".... Pantaskah kamu menjadikan dia dan keturunannya sebagai pemimpin selain Aku, padahal mereka adalah musuhmu? Sangat buruklah (Iblis itu) sebagai pengganti (Allah) bagi orang yang zhalim." (QS. Al-Kahfi : 50)
📚 Lathaif al-Ma'arif, hlm. 183

Minggu, 16 Maret 2025

Keutamaan Tilawah Al-Qur'an Pada Malam Hari


Keutamaan Tilawah Al-Qur'an Pada Malam Hari

فضل التلاوة القرآن ليلًا


قال الحافظ ابن رجب رحمه الله : وفي حديث ابن عباس أن المدارسة بينه وبين جبريل كان ليلا يدل على استحباب الإكثار من التلاوة في رمضان ليلا فإن الليل تنقطع فيه الشواغل ويجتمع فيه الهم ويتواطأ فيه القلب واللسان على التدبر كما قال تعالى: {إِنَّ نَاشِئَةَ اللَّيْلِ هِيَ أَشَدُّ وَطْئاً وَأَقْوَمُ قِيلاً} [المزمل:٦] 
📚 كتاب لطائف المعارف فيما لمواسم العام من الوظائف - ط ابن حزم ص ١٦٩ - ابن رجب الحنبلي

✍️ Al-Hafizh Ibnu Rajab rahimahullah berkata,
"Dalam hadits Ibnu 'Abbas disebutkan bahwa pembelajaran (Al-Qur'an) yang dilakukan Nabi   dengan malaikat Jibril berlangsung di waktu malam hari.
Hal ini merupakan dalil disunnahkannya memperbanyak tilawah Al-Qur'an di malam hari bulan Ramadhan.
Karena di malam hari segala kesibukan dunia telah selesai, sehingga hati dan lisan bisa fokus untuk mentadabburi Al-Qur'an. Sebagaimana Allah berkalam :

اِنَّ نَاشِئَةَ الَّيْلِ هِيَ اَشَدُّ وَطْـًٔا وَّاَقْوَمُ قِيْلًاۗ ۝٦

"Sungguh, bangun malam itu lebih kuat (mengisi jiwa); dan (bacaan pada waktu itu) lebih berkesan." (QS. Al- Muzzammil :  6)."
📚 lihat Latha'iful Ma'arif (hlm. 169). 


 

Rabu, 12 Maret 2025

Orang Yang Puasa Hendaknya Berupaya Senantiasa Sibuk Dzikir dan Tilawah Al-Qur'an


 


Orang Yang Puasa Hendaknya Berupaya Senantiasa Sibuk Dzikir dan Tilawah Al-Qur'an


قال ابن الجوزي رحمه الله : وَيَنْبَغِي لِلصَّائِمِ أَنْ يَتَشَاغَلَ طُولَ نَهَارِهِ بِالذِّكْرِ وَالتِّلاوَةِ وَكَانَ الشَّافِعِيُّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَخْتِمُ فِي رَمَضَانَ سِتِّينَ خَتْمَةً.
كتاب التبصرة لابن الجوزي ٢\٧٥ - ابن الجوزي

🔸 Ibnul Jauzi rahimahullah berkata:

وَيَنْبَغِي لِلصَّائِمِ أَنْ يَتَشَاغَلَ طُولَ نَهَارِهِ بِالذِّكْرِ وَالتِّلاوَةِ وَكَانَ الشَّافِعِيُّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَخْتِمُ فِي رَمَضَانَ سِتِّينَ خَتْمَةً.

"Hendaknya orang yang berpuasa itu menyibukkan dirinya sepanjang hari dengan berdzikir dan at-tilawah ( membaca Al-Qur'an). Imam Syafi’i radhiyallahu ‘anhu di bulan Ramadhan biasa mengkhatamkan Al-Quran 60 kali."
📚  lihat At-Tabshirah  2/75

Selasa, 11 Maret 2025

Di Dunia Manusia Itu Merasa Tersiksa Sesuai Kadar Ambisinya Terhadap Dunia


 


Di Dunia Manusia Itu Merasa Tersiksa Sesuai Kadar Ambisinya Terhadap Dunia



قال ابن القيم  رحمه الله : الناس في الدُّنيا معذَّبون على قدر هممهم بها.
كتاب الفوائد لابن القيم - ط عطاءات العلم ص ١٤٤

✍️ Ibnul Qayyim raimahullah berkata,

الناس في الدُّنيا معذَّبون على قدر هممهم بها.

"Manusia itu di dunia tersiksa sesuai dengan kadar ambisi mereka terhadap dunia."
📚 lihat Al-Fawaid 99.

Senin, 10 Maret 2025

Nasihat Agar Segera Taubat Dari Kemaksiatan Di Masa Muda Sebelum Terlambat


 


Nasihat Agar Segera Taubat Dari Kemaksiatan Di Masa Muda Sebelum Terlambat


قال ابن الجوزي رحمه الله : قف على ساحل التوبة، فبحار المعاصي طوفان، ضيعت ربيع الشباب حتى ذبل من معاصي الرحمن، فعند إقبال المشيب، ندمت على ما قد كان. إن لم يشاهدك رفيق التوفيق، وإلا ففي الحرمان حرمان. وقد يرحم المولى من ضعف عن الأسباب {يَمْحُوا اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ} الرعد ٣٩.
 كتاب بحر الدموع ص ٦٩ - ابن الجوزي

✍️ Ibnul Jauzy rahimahullah berkata,
"Berdirilah pada tepi pantai tobat! Karena lautan maksiat laksana thaufan (air bah).
Kamu telah menyia-nyiakan semangat masa muda sampai melemah karena bermaksiat kepada Ar-Rahman (Allah yang Maha Penyayang).
Ketika uban mulai tumbuh (saat datang masa tua), engkau menyesali apa yang telah terjadi (berlalu).
Andai kamu tidak disaksikan kelembutan taufiq, maka akan ada halangan di dalam halangan (terhalang dari kebaikan di masa muda dan terhalang dari tobat di masa tua). Semoga Allah merahmati orang-orang yang lemah dalam hal itu.  {يَمْحُوا اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ} { Allah menghapus dan menetapkan apa yang Dia kehendaki. Dan di sisi-Nya terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuzh). { QS. Ar-Ra'd : 39 }"
📚  lihat Bahrud Dumu' 69

Minggu, 09 Maret 2025

Ya Rabb Kami.., Janganlah Enggkau Condongkan Hati Kami Kepada Kesesatan





 

Ya Rabb Kami.., Janganlah Enggkau Condongkan Hati Kami Kepada Kesesatan


﴿رَبَّنَا لَا تُزِغۡ قُلُوبَنَا بَعۡدَ إِذۡ هَدَیۡتَنَا وَهَبۡ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحۡمَةًۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡوَهَّابُ﴾ (آل عمران : ٨)

(Mereka berdoa), “Ya Rabb kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.” (QS. Ali-Imron : 8)

قال السعدي رحمه الله : ثم أخبر تعالى عن الراسخين في العلم أنهم يدعون ويقولون ﴿ربنا لا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا﴾ أي: لا تملها عن الحق جهلا وعنادا منا، بل اجعلنا مستقيمين هادين مهتدين، فثبتنا على هدايتك وعافنا مما ابتليت به الزائغين ﴿وهب لنا من لدنك رحمة﴾ أي: عظيمة توفقنا بها للخيرات وتعصمنا بها من المنكرات ﴿إنك أنت الوهاب﴾ أي: واسع العطايا والهبات، كثير الإحسان الذي عم جودك جميع البريات.


🔸 Syaikh As-Sa'di rahimahullah berkata,
"Kemudian Allah Ta'ala mengabarkan kepada kita tentang الراسخين في العلم (orang-orang yang memiliki ilmu yang kokoh), bahwa mereka berdoa kepada-Nya dan berkata: { ربنا لا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا } "Ya Rabb kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami" Artinya: janganlah Engkau jadikan mereka menyimpang dari kebenaran karena kebodohan dan penentangan kami. Akan tetapi jadikanlah kami orang-orang yang lurus, yang memberi petunjuk dan yang mendapat petunjuk. Maka jadikanlah kami orang-orang yang teguh dalam petunjuk-Mu dan lindungilah kami dari apa yang telah Engkau timpakan kepada orang-orang yang sesat. ﴿وهب لنا من لدنك رحمة﴾ "Dan berikanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu," artinya: rahmat yang besar yang dengannya Engkau memberi petunjuk kepada kami kepada perbuatan baik dan melindungi kami dari perbuatan jahat. ﴿إنك أنت الوهاب﴾ "Sesungguhnya, Engkau Maha Pemberi," artinya: Maha luas karunia-Mu, Maha luas kebaikan-Mu, yang dengannya kemurahan-Mu meliputi seluruh makhluk. (llihar Tafsir As-Sa'di)


Jumat, 07 Maret 2025

Orang Yang Maksiat Hanya Memperoleh Kenikmatan Yang Semu dan Tidak Haqiqi


 


Orang Yang Maksiat Hanya Memperoleh Kenikmatan Yang Semu dan Tidak Haqiqi


قَالَ تَعَالَى: {وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى} (سُورَةُ طه: ١٢٤)

"Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.” ( QS. Thaha : 124 )

قال ابن القيم رحمه الله : " - العاصي - وَإِنْ تَنَعَّمَ فِي الدُّنْيَا بِأَصْنَافِ النِّعَمِ، فَفِي قَلْبِهِ مِنَ الْوَحْشَةِ وَالذُّلِّ وَالْحَسَرَاتِ الَّتِي تَقْطَعُ الْقُلُوبَ، "
كتاب الداء والدواء = الجواب الكافي - ط دار المعرفة ص ١٢٠

🔸 Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:
“Orang yang bermaksiat walaupun dia menikmati berbagai macam kenikmatan-kenikmatan, namun di dalam hatinya terdapat kerisauan, kehinaan, dan penyesalan yang bisa mencabik-cabik hati.”
📚  lihat Ad-Daa’ wad-Dawa’ = Al-Jawabul Kaafii (120)

Rabu, 05 Maret 2025

Jujur Dan Ikhlash Dapat Meninggikan Kedudukan Suatu Kaum


 


Jujur Dan Ikhlash Dapat Meninggikan Kedudukan Suatu Kaum


قرأتُ على أبي الفضل بن أبي منصور، عن أبي القاسم بن البُسْري، عن أبي عبد الله بن بَطّة، قال: أخبرنا أبو بكر الآجري، قال: أخبرنا أبو نصر بن كردي، قال: حدثنا أبو بكر المرُّوذي، قال: سمعتُ رجلاً يقول لأبي عبد الله -وذكر له الصدق والإخلاص - فقال أبو عبدالله: بهذا ارتفع القوم.
كتاب مناقب الإمام أحمد ص ٢٦٧ - ابن الجوزي

🔸 Imam Abu Bakr al-Marrudzi rahimahullah mengatakan :

سمعتُ رجلاً يقول لأبي عبد الله -وذكر له الصدق والإخلاص - فقال أبو عبدالله: بهذا ارتفع القوم.

Saya pernah mendengar seorang bertanya kepada Abu Abdillah (Imam Ahmad), disebutkan pula kepada beliau tentang jujur dan ikhlash. Beliau mengatakan, “Dengan ini suatu kaum akan menjadi tinggi (kedudukannya).”
📚  Manaqib Al-Imam Ahmad, hlm. 267

Selasa, 04 Maret 2025

Puasa Memiliki Tiga Tingkatan


 


Puasa Memiliki Tiga Tingkatan


قال أبو العباس أحمد بن عبد الرحمن بن قدامة المقدسي رحمه الله :
وللصوم ثلاث مراتب: صوم العموم. وصوم الخصوص، وصوم خصوص الخصوص.
فأما صوم العموم فهو كف البطن والفرج عن قضاء الشهوة.
وأما صوم الخصوص: فهو كف النظر، واللسان، واليد، والرجل، والسمع، والبصر، وسائر الجوارح عن الآثام.
وأما صوم خصوص الخصوص: فهو صوم القلب عن الهمم الدنيئة، والأفكار المبعدة عن الله تعالى، وكفه عما سوى الله تعالى بالكلية، وهذا الصوم له شروح تأتى فى غير هذا الموضع.
 كتاب مختصر منهاج القاصدين ص ٤٤ - المقدسي، نجم الدين

🔸 Ibnu Qudamah rahimahullah menjelaskan tingkatan orang yang berpuasa. Beliau berkata,
“Puasa itu memiliki tiga tingkatan : (1) Puasa orang umum, (2) Puasa orang khusus, dan (3) Puasa orang khusus yang lebih khusus.
Puasa orang umum (awam) yaitu sebatas menahan perut dan kemaluan dari keinginan syahwatnya
Dan adapun puasa orang khusus menahan pandangan, lisan, tangan, kaki, pendengaran, penglihatan dan seluruh anggota badan dari segala perbuatan dosa.
Sedangkan puasa orang  khusus yang lebih khusus yaitu puasanya hati dari keinginan-keinginan yang hina, serta pikiran-pikiran yang dapat menjauhkan dirinya dari Allah serta menahannya secara total dari segala sesuatu selain Allah Ta’ala. ....”
lihat Mukhtashar Minhajul Qashidin hal. 44