Minggu, 30 November 2025

Dua Hal Yang Dapat Membinasakan Manusia


 


Dua Hal Yang Dapat Membinasakan Manusia



عن علي بن عبد الحميد قال سمعت محمد بن ابي الورد يقول هلاك الناس في حرفين اشتغال بنافلة وتضييع فريضة وعمل بالجوارج بلا مواطاة القلب عليه وانما منعوا الوصول بتضييع الاصول.
كتاب صفة الصفوة  ج ١ ص ٥٠٧ - ابن الجوزي

Dari 'Ali bin 'Abd al-Hamid, dia berkata: Aku mendengar Muhammad bin Abi al-Ward berkata: "Kebinasaan manusia terletak pada dua hal: (1) menyibukkan diri dengan amalan sunnah dan meninggalkan faridhoh (amalan wajib/kewajiban), serta (2) beramal dengan anggota badan tanpa disertai kehadiran hati. Sesungguhnya mereka dicegah untuk mencapai (kedudukan yang tinggi) karena mereka meninggalkan pokok-pokok (ibadah)."

📚 Kitab Shifat Ash-Shafwa, jilid 1, halaman 507, karya Ibn al-Jauzi

Rabu, 19 November 2025

Hanya Sekedar Pemberitahuan


 

Hanya Sekedar Pemberitahuan


Barangsiapa yang menjalin hubungan dengannya, insya Allah jika kelak mereka mati lebih dulu daripada aku, maka diriku tidak ingin mensholati ataupun masuk rumah mereka.
Sebagaimana Malik bin Dinar rahimahullah menyampaikan perumpamaan

النَّاسُ أَجْنَاسٌ كَأَجْنَاسِ الطَّيْرِ الْحَمَامُ مَعَ الْحَمَامِ وَالْغُرَابُ مَعَ الْغُرَابِ وَالْبَطُّ مَعَ الْبَطِّ وَالصَّعْوُ مَعَ الصَّعْوِ وَكُلُّ إِنْسَانٍ مَعَ شِكْلِهِ

“Manusia berjenis-jenis sebagaimana berjenis-jenisnya burung. Burung merpati dengan burung merpati, burung gagak dengan burung gagak, bebek dengan bebek, burung Regulus dengan burung Regulus. Begitu juga setiap orang akan bersama yang setipe dengannya.” (Al-Ibanah al-Kubra 512)

" الْجَزَاءُ مِنْ جِنْسِ الْعَمَلِ "

وَلَا تَحْسَبَنَّ اللّٰهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظّٰلِمُوْنَ ەۗ اِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيْهِ الْاَبْصَارُۙ ۝٤٢

"Dan janganlah engkau mengira, bahwa Allah lengah dari apa yang diperbuat oleh orang yang zhalim. Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak," (QS. Ibrahim : 42)

وَلِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ لِيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَسَاۤءُوْا بِمَا عَمِلُوْا وَيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا بِالْحُسْنٰىۚ ۝٣١

"Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. (Dengan demikian) Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga)." (QS. An-Najm : 31)


Selasa, 18 November 2025

Ancaman Kehidupan Sempit Dan Buta Atas Orang Yang Berpaling Dari Peringatan Allah


 

Ancaman Kehidupan Sempit Dan Buta Atas Orang Yang Berpaling Dari Peringatan Allah


وَمَنْ اَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِيْ فَاِنَّ لَهٗ مَعِيْشَةً ضَنْكًا وَّنَحْشُرُهٗ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ اَعْمٰى ۝١٢٤ قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرْتَنِيْٓ اَعْمٰى وَقَدْ كُنْتُ بَصِيْرًا ۝١٢٥ قَالَ كَذٰلِكَ اَتَتْكَ اٰيٰتُنَا فَنَسِيْتَهَاۚ وَكَذٰلِكَ الْيَوْمَ تُنْسٰى ۝١٢٦

124. Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta."
125. Dia berkata, “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau kumpulkan aku dalam keadaan buta, padahal dahulu aku dapat melihat?”
126. Dia (Allah) berkalam, “Demikianlah, dahulu telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, dan kamu mengabaikannya, jadi begitu (pula) pada hari ini kamu diabaikan.”
(QS. Thaha : 124 -126)


Senin, 17 November 2025

Perkara Yang Bisa Menguatkan Seorang Hamba Dan Memudahkan Urusannya


 

Perkara Yang Bisa Menguatkan Seorang Hamba Dan Memudahkan Urusannya



قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله : ".... ؛ لِأَنَّ الِاسْتِعَانَةَ بِاَللَّهِ وَالتَّوَكُّلَ عَلَيْهِ واللجأ إلَيْهِ وَالدُّعَاءَ لَهُ هِيَ الَّتِي تُقَوِّي الْعَبْدَ وَتُيَسِّرُ عَلَيْهِ الْأُمُورَ. وَلِهَذَا قَالَ بَعْضُ السَّلَفِ: مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَكُونَ أَقْوَى النَّاسِ فَلْيَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ" ( من كتاب مجموع الفتاوى ١٠\٣٢-٣٣ )

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata : ".... karena Al-Isti'anah (meminta pertolongan) kepada Allah, tawakal kepada-Nya, kembali kepada-Nya, dan berdoa kepada-Nya adalah hal-hal yang dapat memperkuat seorang hamba dan memudahkan urusannya. Oleh karena itu, sebagian ulama As-Salaf berkata: 'Barangsiapa yang ingin menjadi orang yang paling kuat, maka hendaklah ia tawakal (berserah diri) kepada Allah.'" (lihat Majmu' Al-Fatawa 10/32-33)

Jumat, 07 November 2025

QS. Al-Kafirun - الكٰفرون ( Orang-Orang Kafir ) 6 Ayat


 

QS. Al-Kafirun - الكٰفرون ( Orang-Orang Kafir ) 6 Ayat


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ 

قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ ۝١ لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ ۝٢ وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ ۝٣ وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ ۝٤ وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ ۝٥ لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ ۝٦

1. Katakanlah (Muhammad), “Wahai orang-orang kafir!
2. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,
3. dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah,
4. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.
6. Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.”


Senin, 03 November 2025

Nikmat Sehat dan Al-Farogh ( Waktu Luang ) yang Sering Membuat Manusia Tertipu


 

Nikmat Sehat dan Al-Farogh ( Waktu Luang ) yang Sering Membuat Manusia Tertipu
     

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : «نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالفَرَاغُ».  
(صحيح -  رواه البخاري - صحيح البخاري - 6412)

Ibnu 'Abbās  radhiyallāhu 'anhumā meriwayatkan, Nabi ﷺ bersabda, "Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu pada keduanya, yakni kesehatan dan waktu luang."  
(Shahih -  HR. Al-Bukhari - Shahih Al-Bukhari - 6412)

Nabi ﷺ mengabarkan bahwa ada dua di antara nikmat besar Allah pada manusia yang banyak orang merugi pada keduanya karena mereka menggunakannya bukan pada tempatnya. Orang yang mendapatkan nikmat kesehatan dan waktu luang, lalu sifat malas mengalahkan mereka untuk melakukan ketaatan adalah orang yang rugi. Ini adalah keadaan kebanyakan manusia. Sebaliknya, jika ia menggunakan waktu luang dan kesehatannya dalam ketaatan kepada Allah, maka ia adalah orang yang beruntung.