Minggu, 14 Desember 2025

Bercermin Bukan Hanya Untuk Berdandan, Tapi Melihat Wajah Untuk Introspeksi Diri


 


Bercermin Bukan Hanya Untuk Berdandan, Tapi Melihat Wajah Untuk Introspeksi Diri



٩٠٩ - أنا عَلِيٌّ، وَعَبْدُ الْمَلِكِ، ابْنَا مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ السُّكَّرِيِّ، أنا أَبُو الْعَبَّاسِ أَحْمَدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْكِنْدِيُّ بِمَكَّةَ، نا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ الْخَرَائِطِيُّ، قَالَ: قَالَ بَعْضُ الْحُكَمَاءِ «يَنْبَغِي لِلْعَاقِلِ أَنْ يَنْظُرَ كُلَّ يَوْمٍ إِلَى وَجْهِهِ فِي الْمِرْآةِ، فَإِنْ كَانَ حَسَنًا لَمْ يَشِنْهُ بِفَعْلٍ قَبِيحٍ، وَإِنْ كَانَ قَبِيحًا لَمْ يَجْمَعْ بَيْنَ قَبِيحَيْنِ»
كتاب الجامع لأخلاق الراوي وآداب السامع للخطيب البغدادي  ج ١ ص ٣٩٠ - الخطيب البغدادي

909 - Kami Ali dan Abd al-Malik, putra-putra Muhammad bin Abdullah al-Sukkari, diberitahu oleh Abu al-Abbas Ahmad bin Ibrahim al-Kindi di Makkah, diberitahu oleh Muhammad bin Ja'far al-Khara-ithi, dia berkata: "Salah seorang al-hukama' (orang bijak) berkata: 'Sebaiknya orang yang berakal (cerdas) setiap hari melihat wajahnya di cermin. Jika wajahnya baik (rupawan), janganlah dia menodainya dengan perbuatan yang buruk. Jika wajahnya jelek, janganlah dia mengumpulkan dua kejelekan.'"
📚 Kitab al-Jami' li Akhlaq al-Rawi wa Adab al-Sami' oleh al-Khathib al-Baghdadi, jilid 1, halaman 390)

Nasihat dari "salah seorang hukama'" ini untuk mengajarkan pentingnya menjaga dan memperbaiki akhlaq. Jika wajahnya rupawan, maka hendaknya tidak dirusak atau dinodai akhlaq yang buruk atau dosa. Jika wajahnya buruk, maka jangan menambah "keburukan" tersebut dengan keburukan akhlaq. Karena akhlaq yang baik jauh lebih berharga dan abadi daripada sekadar rupa fisik.

Minggu, 07 Desember 2025

Kebahagiaan Haqiqiyyah ( Yang Sebenarnya )


 


Kebahagiaan Haqiqiyyah ( Yang Sebenarnya )


السعادة الحقيقية هي سعادة نفسانية روحية قلبية، وهي سعادة العلم النافع وثمرته، فإنها هي الباقية على تقلب الأحوال والمصاحبة للعبد في جميع أسفاره، وفي دوره الثلاثة ؛ أعني دار الدنيا ، ودار البرزخ ، ودار القرار.
كتاب مفتاح دار السعادة ومنشور ولاية العلم والإرادة - ط العلمية ج ١ ص ١٠٨ - ابن القيم

"Kebahagiaan yang sebenarnya adalah kebahagiaan jiwa, ruh, dan hati. Dan itu adalah kebahagiaan yang disebabkan oleh ilmu yang bermanfaat dan buahnya.

Sesungguhnya kebahagiaan inilah yang akan tetap ada di setiap perubahan kondisi dan akan selalu menyertai seorang hamba di seluruh perjalanan hidupnya dan di tiga negeri yang dilaluinya yaitu negeri dunia, negeri barzakh (alam kubur), dan negeri kekekalan (akhirat)."

📚 Miftah Daris Sa`adah (1/108)
Kitab Miftah Daris -Sa'adah wa Manshur Wilayat al-Ilm wa al-Ir'adah, jilid 1, halaman 108, karya Ibn al-Qayyim

Minggu, 30 November 2025

Dua Hal Yang Dapat Membinasakan Manusia


 


Dua Hal Yang Dapat Membinasakan Manusia



عن علي بن عبد الحميد قال سمعت محمد بن ابي الورد يقول هلاك الناس في حرفين اشتغال بنافلة وتضييع فريضة وعمل بالجوارج بلا مواطاة القلب عليه وانما منعوا الوصول بتضييع الاصول.
كتاب صفة الصفوة  ج ١ ص ٥٠٧ - ابن الجوزي

Dari 'Ali bin 'Abd al-Hamid, dia berkata: Aku mendengar Muhammad bin Abi al-Ward berkata: "Kebinasaan manusia terletak pada dua hal: (1) menyibukkan diri dengan amalan sunnah dan meninggalkan faridhoh (amalan wajib/kewajiban), serta (2) beramal dengan anggota badan tanpa disertai kehadiran hati. Sesungguhnya mereka dicegah untuk mencapai (kedudukan yang tinggi) karena mereka meninggalkan pokok-pokok (ibadah)."

📚 Kitab Shifat Ash-Shafwa, jilid 1, halaman 507, karya Ibn al-Jauzi

Rabu, 19 November 2025

Hanya Sekedar Pemberitahuan


 

Hanya Sekedar Pemberitahuan


Barangsiapa yang menjalin hubungan dengannya, insya Allah jika kelak mereka mati lebih dulu daripada aku, maka diriku tidak ingin mensholati ataupun masuk rumah mereka.
Sebagaimana Malik bin Dinar rahimahullah menyampaikan perumpamaan

النَّاسُ أَجْنَاسٌ كَأَجْنَاسِ الطَّيْرِ الْحَمَامُ مَعَ الْحَمَامِ وَالْغُرَابُ مَعَ الْغُرَابِ وَالْبَطُّ مَعَ الْبَطِّ وَالصَّعْوُ مَعَ الصَّعْوِ وَكُلُّ إِنْسَانٍ مَعَ شِكْلِهِ

“Manusia berjenis-jenis sebagaimana berjenis-jenisnya burung. Burung merpati dengan burung merpati, burung gagak dengan burung gagak, bebek dengan bebek, burung Regulus dengan burung Regulus. Begitu juga setiap orang akan bersama yang setipe dengannya.” (Al-Ibanah al-Kubra 512)

" الْجَزَاءُ مِنْ جِنْسِ الْعَمَلِ "

وَلَا تَحْسَبَنَّ اللّٰهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظّٰلِمُوْنَ ەۗ اِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيْهِ الْاَبْصَارُۙ ۝٤٢

"Dan janganlah engkau mengira, bahwa Allah lengah dari apa yang diperbuat oleh orang yang zhalim. Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak," (QS. Ibrahim : 42)

وَلِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ لِيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَسَاۤءُوْا بِمَا عَمِلُوْا وَيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا بِالْحُسْنٰىۚ ۝٣١

"Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. (Dengan demikian) Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga)." (QS. An-Najm : 31)


Selasa, 18 November 2025

Ancaman Kehidupan Sempit Dan Buta Atas Orang Yang Berpaling Dari Peringatan Allah


 

Ancaman Kehidupan Sempit Dan Buta Atas Orang Yang Berpaling Dari Peringatan Allah


وَمَنْ اَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِيْ فَاِنَّ لَهٗ مَعِيْشَةً ضَنْكًا وَّنَحْشُرُهٗ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ اَعْمٰى ۝١٢٤ قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرْتَنِيْٓ اَعْمٰى وَقَدْ كُنْتُ بَصِيْرًا ۝١٢٥ قَالَ كَذٰلِكَ اَتَتْكَ اٰيٰتُنَا فَنَسِيْتَهَاۚ وَكَذٰلِكَ الْيَوْمَ تُنْسٰى ۝١٢٦

124. Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta."
125. Dia berkata, “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau kumpulkan aku dalam keadaan buta, padahal dahulu aku dapat melihat?”
126. Dia (Allah) berkalam, “Demikianlah, dahulu telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, dan kamu mengabaikannya, jadi begitu (pula) pada hari ini kamu diabaikan.”
(QS. Thaha : 124 -126)


Senin, 17 November 2025

Perkara Yang Bisa Menguatkan Seorang Hamba Dan Memudahkan Urusannya


 

Perkara Yang Bisa Menguatkan Seorang Hamba Dan Memudahkan Urusannya



قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله : ".... ؛ لِأَنَّ الِاسْتِعَانَةَ بِاَللَّهِ وَالتَّوَكُّلَ عَلَيْهِ واللجأ إلَيْهِ وَالدُّعَاءَ لَهُ هِيَ الَّتِي تُقَوِّي الْعَبْدَ وَتُيَسِّرُ عَلَيْهِ الْأُمُورَ. وَلِهَذَا قَالَ بَعْضُ السَّلَفِ: مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَكُونَ أَقْوَى النَّاسِ فَلْيَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ" ( من كتاب مجموع الفتاوى ١٠\٣٢-٣٣ )

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata : ".... karena Al-Isti'anah (meminta pertolongan) kepada Allah, tawakal kepada-Nya, kembali kepada-Nya, dan berdoa kepada-Nya adalah hal-hal yang dapat memperkuat seorang hamba dan memudahkan urusannya. Oleh karena itu, sebagian ulama As-Salaf berkata: 'Barangsiapa yang ingin menjadi orang yang paling kuat, maka hendaklah ia tawakal (berserah diri) kepada Allah.'" (lihat Majmu' Al-Fatawa 10/32-33)

Jumat, 07 November 2025

QS. Al-Kafirun - الكٰفرون ( Orang-Orang Kafir ) 6 Ayat


 

QS. Al-Kafirun - الكٰفرون ( Orang-Orang Kafir ) 6 Ayat


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ 

قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ ۝١ لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ ۝٢ وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ ۝٣ وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ ۝٤ وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ ۝٥ لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ ۝٦

1. Katakanlah (Muhammad), “Wahai orang-orang kafir!
2. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,
3. dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah,
4. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.
6. Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.”


Senin, 03 November 2025

Nikmat Sehat dan Al-Farogh ( Waktu Luang ) yang Sering Membuat Manusia Tertipu


 

Nikmat Sehat dan Al-Farogh ( Waktu Luang ) yang Sering Membuat Manusia Tertipu
     

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : «نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالفَرَاغُ».  
(صحيح -  رواه البخاري - صحيح البخاري - 6412)

Ibnu 'Abbās  radhiyallāhu 'anhumā meriwayatkan, Nabi ﷺ bersabda, "Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu pada keduanya, yakni kesehatan dan waktu luang."  
(Shahih -  HR. Al-Bukhari - Shahih Al-Bukhari - 6412)

Nabi ﷺ mengabarkan bahwa ada dua di antara nikmat besar Allah pada manusia yang banyak orang merugi pada keduanya karena mereka menggunakannya bukan pada tempatnya. Orang yang mendapatkan nikmat kesehatan dan waktu luang, lalu sifat malas mengalahkan mereka untuk melakukan ketaatan adalah orang yang rugi. Ini adalah keadaan kebanyakan manusia. Sebaliknya, jika ia menggunakan waktu luang dan kesehatannya dalam ketaatan kepada Allah, maka ia adalah orang yang beruntung.

Rabu, 15 Oktober 2025

Hadits Arbain Nawawi Ke-27 Antara Kebaikan Dan Dosa


 

Hadits Arbain Nawawi Ke-27
Antara Kebaikan Dan Dosa



عَنْ النَّوَّاسِ بنِ سَمْعَانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى الله عليه وسلم قَالَ : الْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ وَاْلإِثْمُ مَا حَاكَ فِي نَفْسِكَ وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ . [رَوَاهُ مُسْلِم]

وَعَنْ وَابِصَةَ بْنِ مَعْبَد رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : أَتَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ : جِئْتَ تَسْألُ عَنِ الْبِرِّ قُلْتُ : نَعَمْ، قَالَ : اِسْتَفْتِ قَلْبَكَ، الْبِرُّ مَا اطْمَأَنَّتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ وَاطْمَأَنَّ إِلَيْهِ الْقَلْبُ، وَاْلإِثْمُ مَا حَاكَ فِي النَّفْسِ وَتَرَدَّدَ فِي الصَّدْرِ، وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ وَأَفْتَوْكَ “ [حديث حسن رويناه في مسندي الإمامين أحمد بن حنبل والدارمي بإسناد حسن]

Dari Nawwas bin Sam’an radhiallahuanhu, dari Rasulullah beliau bersabda : “Kebaikan adalah akhlak yang baik, dan dosa adalah apa yang terasa mengaggu jiwamu dan engkau tidak suka jika diketahui manusia “ (Riwayat Muslim)

Dan dari Wabishah bin Ma’bad radhiallahuanhu dia berkata : Saya mendatangi Rasulullah , lalu beliau bersabda : Engkau datang untuk menanyakan kebaikan ?, saya menjwab : Ya. Beliau bersabda : Mintalah pendapat dari hatimu, kebaikan adalah apa yang jiwa dan hati tenang karenanya, dan dosa adalah apa yang terasa mengganggu jiwa dan menimbulkan keragu-raguan dalam dada, meskipun orang-orang memberi fatwa kepadamu (dan mereka membenarkannya). (Hadits hasan, kami riwayatkan dari dua musnad Imam Ahmad bin Hanbal dan Ad Darimi dengan sanad yang hasan)

Minggu, 05 Oktober 2025

Mintalah Kebaikan Dunia Dan Akhirat.. Jangan Yang Hanya Meminta Dunia


Mintalah Kebaikan Dunia Dan Akhirat.. Jangan Yang Hanya Meminta Dunia



فَاِذَا قَضَيْتُمْ مَّنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ كَذِكْرِكُمْ اٰبَاۤءَكُمْ اَوْ اَشَدَّ ذِكْرًاۗ فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا وَمَا لَهٗ فِى الْاٰخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ ۝٢٠٠ وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ ۝٢٠١اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ نَصِيْبٌ مِّمَّا كَسَبُوْاۗ وَاللّٰهُ سَرِيْعُ الْحِسَابِ ۝٢٠٢

"200. ... Maka di antara manusia ada yang berdoa, “Ya Rabb kami, berilah kami (kebaikan) di dunia,” dan di akhirat dia tidak memperoleh bagian apa pun.
201. Dan di antara mereka ada yang berdoa, “Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.”
202. Mereka itulah yang memperoleh bagian dari apa yang telah mereka kerjakan, dan Allah Mahacepat perhitungan-Nya." (QS. Al-Baqarah :  200-202)

مَنْ كَانَ يُرِيْدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهٗ فِيْهَا مَا نَشَاۤءُ لِمَنْ نُّرِيْدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهٗ جَهَنَّمَۚ يَصْلٰىهَا مَذْمُوْمًا مَّدْحُوْرًا ۝١٨

"Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di (dunia) ini apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki. Kemudian Kami sediakan baginya (di akhirat) neraka Jahanam; dia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir." (QS. Al-Isra' : 18)


Selasa, 23 September 2025

Perkara Yang Menjadi Sebab Masuk Neraka Saqor


 

Perkara Yang Menjadi Sebab Masuk Neraka Saqor



مَا سَلَكَكُمْ فِيْ سَقَرَ ۝٤٢ قَالُوْا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّيْنَۙ ۝٤٣ وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِيْنَۙ ۝٤٤ وَكُنَّا نَخُوْضُ مَعَ الْخَاۤىِٕضِيْنَۙ ۝٤٥ وَكُنَّا نُكَذِّبُ بِيَوْمِ الدِّيْنِۙ ۝٤٦ حَتّٰىٓ اَتٰىنَا الْيَقِيْنُۗ ۝٤٧

42. ”Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?”
43. Mereka menjawab, “Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan shalat,
44. dan kami (juga) tidak memberi makan orang miskin,
45. bahkan kami biasa berbincang (untuk tujuan yang batil), bersama orang-orang yang membicarakannya,
46. dan kami mendustakan hari pembalasan,
47. sampai datang kepada kami kematian.”
(QS. Al-Muddatstsir : 42-47)

Kamis, 18 September 2025

Banyak Kalangan Jin Dan Manusia Yang Lebih Sesat Daripada Hewan Ternak


 

Banyak Kalangan Jin Dan Manusia Yang Lebih Sesat Daripada Hewan Ternak


وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيْرًا مِّنَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِۖ لَهُمْ قُلُوْبٌ لَّا يَفْقَهُوْنَ بِهَاۖ وَلَهُمْ اَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُوْنَ بِهَاۖ وَلَهُمْ اٰذَانٌ لَّا يَسْمَعُوْنَ بِهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ كَالْاَنْعَامِ بَلْ هُمْ اَضَلُّۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْغٰفِلُوْنَ ۝١٧٩ (الاعراف : ١٧٩)

"Dan sungguh, akan Kami isi neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah." (QS. Al-A'raf : 179)

وَلَوْ عَلِمَ اللّٰهُ فِيْهِمْ خَيْرًا لَّاَسْمَعَهُمْۗ وَلَوْ اَسْمَعَهُمْ لَتَوَلَّوْا وَّهُمْ مُّعْرِضُوْنَ ۝٢٣

"Dan sekiranya Allah mengetahui ada kebaikan pada mereka, tentu Dia jadikan mereka dapat mendengar. Dan jika Allah menjadikan mereka dapat mendengar, niscaya mereka berpaling, sedang mereka memalingkan diri." (QS. Al-Anfal : 23)

Jumat, 25 Juli 2025

Larangan Tafarruq ( Berpecah-belah ) Dan Berhizb-hizb ( Kelompok-kelompok )


 


Larangan Tafarruq ( Berpecah-belah ) Dan Berhizb-hizb ( Kelompok-kelompok )


وَلَا تَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ تَفَرَّقُوْا وَاخْتَلَفُوْا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَهُمُ الْبَيِّنٰتُۗ وَاُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيْمٌۙ ۝١٠٥

:Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang bercerai berai dan berselisih setelah sampai kepada mereka keterangan yang jelas. Dan Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang berat," (QS. Ali 'Imran : 105)

اِنَّ الَّذِيْنَ فَرَّقُوْا دِيْنَهُمْ وَكَانُوْا شِيَعًا لَّسْتَ مِنْهُمْ فِيْ شَيْءٍۗ اِنَّمَآ اَمْرُهُمْ اِلَى اللّٰهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَفْعَلُوْنَ ۝١٥٩

"Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka menjadi (terpecah) dalam golongan-golongan, sedikit pun bukan tanggung jawabmu (Muhammad) atas mereka. Sesungguhnya urusan mereka (terserah) kepada Allah. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat." (QS. Al-An'am : 159)

مِنَ الَّذِيْنَ فَرَّقُوْا دِيْنَهُمْ وَكَانُوْا شِيَعًاۗ كُلُّ حِزْبٍ ۢ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُوْنَ ۝٣٢

"yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Setiap hizb (golongan) merasa bangga dengan apa yang ada pada hizb mereka." (QS. Ar-Rum : 32)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يَرْضَى لَكُمْ ثَلَاثًا وَيَكْرَهُ لَكُمْ ثَلَاثًا فَيَرْضَى لَكُمْ أَنْ تَعْبُدُوهُ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَأَنْ تَعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا وَيَكْرَهُ لَكُمْ قِيلَ وَقَالَ وَكَثْرَةَ السُّؤَالِ وَإِضَاعَةِ الْمَالِ. (صحيح مسلم ٣٢٣٦)

Dari Abu Hurairah dia berkata: "Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya Allah ridha bagimu tiga perkara dan membenci tiga perkara: Dia ridha kalian supaya beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, kalian berpegang teguh dengan agama-Nya dan tidak berpecah belah. Dan Allah membenci kalian dari mengatakan sesuatu yang tidak jelas sumbernya, banyak bertanya dan menyia-nyiakan harta." (HR. Muslim)