Tidak Perlu Membebankan Diri Memikirkan Urusan Terkabulnya Doa


 

Tidak Perlu Membebankan Diri Memikirkan Urusan Terkabulnya Doa
.

قَالَ أَمِير الْمُؤمنِينَ عمر بن الْخطاب إِنِّي لَا أحمل هم الْإِجَابَة وَلَكِن هم الدُّعَاء فَإِذا ألهمت الدُّعَاء فَإِن الْإِجَابَة مَعَه
كتاب الفوائد لابن القيم - ط العلمية ص ٩٧ - ابن القيم

🔸  Amirul Mukminin Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata :

إِنِّي لَا أَحْمِلُ هَمَّ الإجَابَةِ، وَلكِنْ هَمَّ الدُّعَاءِ. فَإِذَا أُلْهِمْتُ الدُّعَاءَ فَإِنَّ الإجَابَةَ مَعَهُ

“Sungguh aku tidaklah membebankan diri (memikirkan) urusan dikabulkannya doa, akan tetapi justru yang terpenting bagiku adalah bagaimana aku dapat memanjatkan doa. Apabila aku diberi ilham (taufik) agar berdoa, maka sungguh pengabulan doa akan menyertainya.”
📚  lihat Al Fawaaid lil Ibnul Qayyim hlm.97

Komentar