Minggu, 30 November 2025

Dua Hal Yang Dapat Membinasakan Manusia


 


Dua Hal Yang Dapat Membinasakan Manusia



عن علي بن عبد الحميد قال سمعت محمد بن ابي الورد يقول هلاك الناس في حرفين اشتغال بنافلة وتضييع فريضة وعمل بالجوارج بلا مواطاة القلب عليه وانما منعوا الوصول بتضييع الاصول.
كتاب صفة الصفوة  ج ١ ص ٥٠٧ - ابن الجوزي

Dari 'Ali bin 'Abd al-Hamid, dia berkata: Aku mendengar Muhammad bin Abi al-Ward berkata: "Kebinasaan manusia terletak pada dua hal: (1) menyibukkan diri dengan amalan sunnah dan meninggalkan faridhoh (amalan wajib/kewajiban), serta (2) beramal dengan anggota badan tanpa disertai kehadiran hati. Sesungguhnya mereka dicegah untuk mencapai (kedudukan yang tinggi) karena mereka meninggalkan pokok-pokok (ibadah)."

📚 Kitab Shifat Ash-Shafwa, jilid 1, halaman 507, karya Ibn al-Jauzi

Rabu, 19 November 2025

Hanya Sekedar Pemberitahuan


 

Hanya Sekedar Pemberitahuan


Barangsiapa yang menjalin hubungan dengannya, insya Allah jika kelak mereka mati lebih dulu daripada aku, maka diriku tidak ingin mensholati ataupun masuk rumah mereka.
Sebagaimana Malik bin Dinar rahimahullah menyampaikan perumpamaan

النَّاسُ أَجْنَاسٌ كَأَجْنَاسِ الطَّيْرِ الْحَمَامُ مَعَ الْحَمَامِ وَالْغُرَابُ مَعَ الْغُرَابِ وَالْبَطُّ مَعَ الْبَطِّ وَالصَّعْوُ مَعَ الصَّعْوِ وَكُلُّ إِنْسَانٍ مَعَ شِكْلِهِ

“Manusia berjenis-jenis sebagaimana berjenis-jenisnya burung. Burung merpati dengan burung merpati, burung gagak dengan burung gagak, bebek dengan bebek, burung Regulus dengan burung Regulus. Begitu juga setiap orang akan bersama yang setipe dengannya.” (Al-Ibanah al-Kubra 512)

" الْجَزَاءُ مِنْ جِنْسِ الْعَمَلِ "

وَلَا تَحْسَبَنَّ اللّٰهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظّٰلِمُوْنَ ەۗ اِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيْهِ الْاَبْصَارُۙ ۝٤٢

"Dan janganlah engkau mengira, bahwa Allah lengah dari apa yang diperbuat oleh orang yang zhalim. Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak," (QS. Ibrahim : 42)

وَلِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ لِيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَسَاۤءُوْا بِمَا عَمِلُوْا وَيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا بِالْحُسْنٰىۚ ۝٣١

"Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. (Dengan demikian) Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga)." (QS. An-Najm : 31)


Selasa, 18 November 2025

Ancaman Kehidupan Sempit Dan Buta Atas Orang Yang Berpaling Dari Peringatan Allah


 

Ancaman Kehidupan Sempit Dan Buta Atas Orang Yang Berpaling Dari Peringatan Allah


وَمَنْ اَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِيْ فَاِنَّ لَهٗ مَعِيْشَةً ضَنْكًا وَّنَحْشُرُهٗ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ اَعْمٰى ۝١٢٤ قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرْتَنِيْٓ اَعْمٰى وَقَدْ كُنْتُ بَصِيْرًا ۝١٢٥ قَالَ كَذٰلِكَ اَتَتْكَ اٰيٰتُنَا فَنَسِيْتَهَاۚ وَكَذٰلِكَ الْيَوْمَ تُنْسٰى ۝١٢٦

124. Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta."
125. Dia berkata, “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau kumpulkan aku dalam keadaan buta, padahal dahulu aku dapat melihat?”
126. Dia (Allah) berkalam, “Demikianlah, dahulu telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, dan kamu mengabaikannya, jadi begitu (pula) pada hari ini kamu diabaikan.”
(QS. Thaha : 124 -126)


Senin, 17 November 2025

Perkara Yang Bisa Menguatkan Seorang Hamba Dan Memudahkan Urusannya


 

Perkara Yang Bisa Menguatkan Seorang Hamba Dan Memudahkan Urusannya



قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله : ".... ؛ لِأَنَّ الِاسْتِعَانَةَ بِاَللَّهِ وَالتَّوَكُّلَ عَلَيْهِ واللجأ إلَيْهِ وَالدُّعَاءَ لَهُ هِيَ الَّتِي تُقَوِّي الْعَبْدَ وَتُيَسِّرُ عَلَيْهِ الْأُمُورَ. وَلِهَذَا قَالَ بَعْضُ السَّلَفِ: مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَكُونَ أَقْوَى النَّاسِ فَلْيَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ" ( من كتاب مجموع الفتاوى ١٠\٣٢-٣٣ )

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata : ".... karena Al-Isti'anah (meminta pertolongan) kepada Allah, tawakal kepada-Nya, kembali kepada-Nya, dan berdoa kepada-Nya adalah hal-hal yang dapat memperkuat seorang hamba dan memudahkan urusannya. Oleh karena itu, sebagian ulama As-Salaf berkata: 'Barangsiapa yang ingin menjadi orang yang paling kuat, maka hendaklah ia tawakal (berserah diri) kepada Allah.'" (lihat Majmu' Al-Fatawa 10/32-33)

Jumat, 07 November 2025

QS. Al-Kafirun - الكٰفرون ( Orang-Orang Kafir ) 6 Ayat


 

QS. Al-Kafirun - الكٰفرون ( Orang-Orang Kafir ) 6 Ayat


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ 

قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ ۝١ لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ ۝٢ وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ ۝٣ وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ ۝٤ وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ ۝٥ لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ ۝٦

1. Katakanlah (Muhammad), “Wahai orang-orang kafir!
2. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,
3. dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah,
4. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.
6. Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.”


Senin, 03 November 2025

Nikmat Sehat dan Al-Farogh ( Waktu Luang ) yang Sering Membuat Manusia Tertipu


 

Nikmat Sehat dan Al-Farogh ( Waktu Luang ) yang Sering Membuat Manusia Tertipu
     

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : «نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالفَرَاغُ».  
(صحيح -  رواه البخاري - صحيح البخاري - 6412)

Ibnu 'Abbās  radhiyallāhu 'anhumā meriwayatkan, Nabi ﷺ bersabda, "Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu pada keduanya, yakni kesehatan dan waktu luang."  
(Shahih -  HR. Al-Bukhari - Shahih Al-Bukhari - 6412)

Nabi ﷺ mengabarkan bahwa ada dua di antara nikmat besar Allah pada manusia yang banyak orang merugi pada keduanya karena mereka menggunakannya bukan pada tempatnya. Orang yang mendapatkan nikmat kesehatan dan waktu luang, lalu sifat malas mengalahkan mereka untuk melakukan ketaatan adalah orang yang rugi. Ini adalah keadaan kebanyakan manusia. Sebaliknya, jika ia menggunakan waktu luang dan kesehatannya dalam ketaatan kepada Allah, maka ia adalah orang yang beruntung.

Rabu, 15 Oktober 2025

Hadits Arbain Nawawi Ke-27 Antara Kebaikan Dan Dosa


 

Hadits Arbain Nawawi Ke-27
Antara Kebaikan Dan Dosa



عَنْ النَّوَّاسِ بنِ سَمْعَانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى الله عليه وسلم قَالَ : الْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ وَاْلإِثْمُ مَا حَاكَ فِي نَفْسِكَ وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ . [رَوَاهُ مُسْلِم]

وَعَنْ وَابِصَةَ بْنِ مَعْبَد رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : أَتَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ : جِئْتَ تَسْألُ عَنِ الْبِرِّ قُلْتُ : نَعَمْ، قَالَ : اِسْتَفْتِ قَلْبَكَ، الْبِرُّ مَا اطْمَأَنَّتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ وَاطْمَأَنَّ إِلَيْهِ الْقَلْبُ، وَاْلإِثْمُ مَا حَاكَ فِي النَّفْسِ وَتَرَدَّدَ فِي الصَّدْرِ، وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ وَأَفْتَوْكَ “ [حديث حسن رويناه في مسندي الإمامين أحمد بن حنبل والدارمي بإسناد حسن]

Dari Nawwas bin Sam’an radhiallahuanhu, dari Rasulullah beliau bersabda : “Kebaikan adalah akhlak yang baik, dan dosa adalah apa yang terasa mengaggu jiwamu dan engkau tidak suka jika diketahui manusia “ (Riwayat Muslim)

Dan dari Wabishah bin Ma’bad radhiallahuanhu dia berkata : Saya mendatangi Rasulullah , lalu beliau bersabda : Engkau datang untuk menanyakan kebaikan ?, saya menjwab : Ya. Beliau bersabda : Mintalah pendapat dari hatimu, kebaikan adalah apa yang jiwa dan hati tenang karenanya, dan dosa adalah apa yang terasa mengganggu jiwa dan menimbulkan keragu-raguan dalam dada, meskipun orang-orang memberi fatwa kepadamu (dan mereka membenarkannya). (Hadits hasan, kami riwayatkan dari dua musnad Imam Ahmad bin Hanbal dan Ad Darimi dengan sanad yang hasan)

Minggu, 05 Oktober 2025

Mintalah Kebaikan Dunia Dan Akhirat.. Jangan Yang Hanya Meminta Dunia


Mintalah Kebaikan Dunia Dan Akhirat.. Jangan Yang Hanya Meminta Dunia



فَاِذَا قَضَيْتُمْ مَّنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ كَذِكْرِكُمْ اٰبَاۤءَكُمْ اَوْ اَشَدَّ ذِكْرًاۗ فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا وَمَا لَهٗ فِى الْاٰخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ ۝٢٠٠ وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ ۝٢٠١اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ نَصِيْبٌ مِّمَّا كَسَبُوْاۗ وَاللّٰهُ سَرِيْعُ الْحِسَابِ ۝٢٠٢

"200. ... Maka di antara manusia ada yang berdoa, “Ya Rabb kami, berilah kami (kebaikan) di dunia,” dan di akhirat dia tidak memperoleh bagian apa pun.
201. Dan di antara mereka ada yang berdoa, “Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.”
202. Mereka itulah yang memperoleh bagian dari apa yang telah mereka kerjakan, dan Allah Mahacepat perhitungan-Nya." (QS. Al-Baqarah :  200-202)

مَنْ كَانَ يُرِيْدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهٗ فِيْهَا مَا نَشَاۤءُ لِمَنْ نُّرِيْدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهٗ جَهَنَّمَۚ يَصْلٰىهَا مَذْمُوْمًا مَّدْحُوْرًا ۝١٨

"Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di (dunia) ini apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki. Kemudian Kami sediakan baginya (di akhirat) neraka Jahanam; dia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir." (QS. Al-Isra' : 18)


Selasa, 23 September 2025

Perkara Yang Menjadi Sebab Masuk Neraka Saqor


 

Perkara Yang Menjadi Sebab Masuk Neraka Saqor



مَا سَلَكَكُمْ فِيْ سَقَرَ ۝٤٢ قَالُوْا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّيْنَۙ ۝٤٣ وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِيْنَۙ ۝٤٤ وَكُنَّا نَخُوْضُ مَعَ الْخَاۤىِٕضِيْنَۙ ۝٤٥ وَكُنَّا نُكَذِّبُ بِيَوْمِ الدِّيْنِۙ ۝٤٦ حَتّٰىٓ اَتٰىنَا الْيَقِيْنُۗ ۝٤٧

42. ”Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?”
43. Mereka menjawab, “Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan shalat,
44. dan kami (juga) tidak memberi makan orang miskin,
45. bahkan kami biasa berbincang (untuk tujuan yang batil), bersama orang-orang yang membicarakannya,
46. dan kami mendustakan hari pembalasan,
47. sampai datang kepada kami kematian.”
(QS. Al-Muddatstsir : 42-47)

Kamis, 18 September 2025

Banyak Kalangan Jin Dan Manusia Yang Lebih Sesat Daripada Hewan Ternak


 

Banyak Kalangan Jin Dan Manusia Yang Lebih Sesat Daripada Hewan Ternak


وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيْرًا مِّنَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِۖ لَهُمْ قُلُوْبٌ لَّا يَفْقَهُوْنَ بِهَاۖ وَلَهُمْ اَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُوْنَ بِهَاۖ وَلَهُمْ اٰذَانٌ لَّا يَسْمَعُوْنَ بِهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ كَالْاَنْعَامِ بَلْ هُمْ اَضَلُّۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْغٰفِلُوْنَ ۝١٧٩ (الاعراف : ١٧٩)

"Dan sungguh, akan Kami isi neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah." (QS. Al-A'raf : 179)

وَلَوْ عَلِمَ اللّٰهُ فِيْهِمْ خَيْرًا لَّاَسْمَعَهُمْۗ وَلَوْ اَسْمَعَهُمْ لَتَوَلَّوْا وَّهُمْ مُّعْرِضُوْنَ ۝٢٣

"Dan sekiranya Allah mengetahui ada kebaikan pada mereka, tentu Dia jadikan mereka dapat mendengar. Dan jika Allah menjadikan mereka dapat mendengar, niscaya mereka berpaling, sedang mereka memalingkan diri." (QS. Al-Anfal : 23)

Jumat, 25 Juli 2025

Larangan Tafarruq ( Berpecah-belah ) Dan Berhizb-hizb ( Kelompok-kelompok )


 


Larangan Tafarruq ( Berpecah-belah ) Dan Berhizb-hizb ( Kelompok-kelompok )


وَلَا تَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ تَفَرَّقُوْا وَاخْتَلَفُوْا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَهُمُ الْبَيِّنٰتُۗ وَاُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيْمٌۙ ۝١٠٥

:Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang bercerai berai dan berselisih setelah sampai kepada mereka keterangan yang jelas. Dan Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang berat," (QS. Ali 'Imran : 105)

اِنَّ الَّذِيْنَ فَرَّقُوْا دِيْنَهُمْ وَكَانُوْا شِيَعًا لَّسْتَ مِنْهُمْ فِيْ شَيْءٍۗ اِنَّمَآ اَمْرُهُمْ اِلَى اللّٰهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَفْعَلُوْنَ ۝١٥٩

"Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka menjadi (terpecah) dalam golongan-golongan, sedikit pun bukan tanggung jawabmu (Muhammad) atas mereka. Sesungguhnya urusan mereka (terserah) kepada Allah. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat." (QS. Al-An'am : 159)

مِنَ الَّذِيْنَ فَرَّقُوْا دِيْنَهُمْ وَكَانُوْا شِيَعًاۗ كُلُّ حِزْبٍ ۢ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُوْنَ ۝٣٢

"yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Setiap hizb (golongan) merasa bangga dengan apa yang ada pada hizb mereka." (QS. Ar-Rum : 32)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يَرْضَى لَكُمْ ثَلَاثًا وَيَكْرَهُ لَكُمْ ثَلَاثًا فَيَرْضَى لَكُمْ أَنْ تَعْبُدُوهُ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَأَنْ تَعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا وَيَكْرَهُ لَكُمْ قِيلَ وَقَالَ وَكَثْرَةَ السُّؤَالِ وَإِضَاعَةِ الْمَالِ. (صحيح مسلم ٣٢٣٦)

Dari Abu Hurairah dia berkata: "Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya Allah ridha bagimu tiga perkara dan membenci tiga perkara: Dia ridha kalian supaya beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, kalian berpegang teguh dengan agama-Nya dan tidak berpecah belah. Dan Allah membenci kalian dari mengatakan sesuatu yang tidak jelas sumbernya, banyak bertanya dan menyia-nyiakan harta." (HR. Muslim)

Kamis, 29 Mei 2025

Ringkasan 10 Amalan Yang Disyari'atkan Pada 10 Hari Awal Dzulhijjah


 


Ringkasan 10 Amalan Yang Disyari'atkan Pada 10 Hari Awal Dzulhijjah


1.  Melaksanakan Ibadah Haji Dan Umrah
2.  Berpuasa Selama Hari-Hari Tersebut Atau Pada Sebagiannya Terutama Pada Hari Arafah
3.  Perbanyak Dzikir
4.  Memperbanyak Tahlil, Takbir dan Tahmid
5.  Taubat Serta Meninggalkan Segala Maksiat Dan Dosa
6. Disyariatkan Pada Hari-Hari Itu Takbir Muthlaq
7.  Dilarang Mencabut Atau Memotong Rambut Dan Kuku Bagi Orang Yang Hendak Berqurban
8.  Banyak Beramal Shalih
9.  Melaksanakan Shalat 'Idul Adha Dan Mendengarkan Khutbahnya.
10.  Berqurban Pada Hari Raya Qurban Dan Hari-Hari Tasyriq

والله تعالى أعلم بالصواب، والحمد لله رب العالمي


Senin, 26 Mei 2025

Lima Akhlaq Orang-Orang Yang Zuhud


 


Lima Akhlaq Orang-Orang Yang Zuhud


٣٣ - أَخْبَرَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيُّ قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا الْعَبَّاسِ الْبَغْدَادِيَّ يَقُولُ: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ صَالِحٍ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدُونَ، حَدَّثَنَا عَبْدُوسُ بْنُ الْقَاسِمِ قَالَ: سَمِعْتُ السَّرِيَّ يَقُولُ: " خَمْسٌ مِنْ أَخْلَاقِ الزُّهَّادِ: الشُّكْرُ عَلَى الْحَلَالِ، وَالصَّبْرُ عَنِ الْحَرَامِ، وَلَا يُبَالِي مَتَى مَاتَ، وَلَا يُبَالِي مِنْ أَكْلِ الدُّنْيَا، وَيَكُونُ الْفَقْرُ وَالْغِنَى عِنْدَهُ سَوَاءً "
كتاب الزهد الكبير للبيهقي ص ٧٠ - أبو بكر البيهقي

🔸 Abul Hasan As-Sirri (w 253 H) rahimahullah mengatakan :
'Lima akhlaq orang-orang yang zuhud :
1⃣ Mensyukuri (rizqi) yang halal.
2⃣ Sabar menjauhi perkara haram.
3⃣ Tidak peduli kapan ia meninggal dunia.
4⃣ Tidak peduli terhadap orang yang memakan dunia.
5⃣ Menjadikan status orang yang kaya dan fakir di sisinya sama saja".
📚 lihat Kitab Az-Zuhdu Al-Kabir Lil Baihaqi halaman 70