Ringkasan Ada Apa Dibalik Perayaan Menyambut Tahun Baru?


 


Ringkasan Ada Apa Dibalik Perayaan Menyambut Tahun Baru?


1. Perayaan Tahun Baru (Masehi/Semisal) Bukan Termasuk Ajaran Islam
2. Merayakan Tahun Baru Berarti Mengikuti Perayaan Orang Kafir Dan Termasuk Tasyabbuh
3. Merayakaan Tahun Baru Berarti Membuat Hari Raya Baru Padahal Hari Raya Umat Islam Hanya 'Idul Fitri Dan 'Idul Adha.
4. Mengikuti Hari Raya Orang Kafir Termasuk Bentuk Loyalitas Dan Menampakkan Rasa Cinta Kepada Mereka
5. Kita Seharusnya Tidak Mengikuti Atau Tidak Meniru-niru Orang Kafir Dalam Perkara Agama Dan Keyakinan
6. Merayakan Tahun Baru Termasuk Begadang Tanpa Ada Keperluan, Padahal Nabi ﷺ Melarang Begadang Setelah Isya Tanpa Ada Hajat Syar'i
7. Merayakan Tahun Baru Termasuk Tabdzir, Buang-buang Harta Untuk Tujuan Yang Salah.
8. Melibatkan Dirinya Dalam Hari Raya Orang Kafir Berarti Bukan Termasuk 'Ibadurrahman (Hamba-hamba Allah Pilihan)
9. Merayakan Tahun Baru Terkadang Bisa Sampai Meninggalkan Shalat Padahal Meninggalkan Shalat Sekali Saja Telah Melakukan Dosa Besar Yang Lebih Parah Dari Berzina Dan Judi.
10. Pada Malam Tahun Baru, Banyak Kaum Muslimin Ikut Membunyikan Terompet Dan  Lonceng Yang Merupakan Syiar Orang Yahudi Dan Nashrani.
11. Mengucapkan Selamat Tahun Baru Atau Happy New Year Termasuk Ucapan Selamat Yang Tidak Dibolehkan Karena Perayaannya Tidak Disyariatkan.
Wa Allahu a'lam.

Selengkapnya insya Allah bisa dibaca :
https://hazimaljawiy.blogspot.com/2023/12/ada-apa-dibalik-perayaan-menyambut.html?m=1

Komentar