Penciptaan Adam ( Manusia Pertama ) dan Penciptaan Manusia ( Keturunan Adam )


 


Penciptaan Adam ( Manusia Pertama ) dan Penciptaan  Manusia ( Keturunan Adam )


1. Penciptaan Nabi Adam (Manusia Pertama) dari Tanah

وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اِنِّيْ خَالِقٌۢ بَشَرًا مِّنْ صَلْصَالٍ مِّنْ حَمَاٍ مَّسْنُوْنٍۚ ۝٢٨ فَاِذَا سَوَّيْتُهٗ وَنَفَخْتُ فِيْهِ مِنْ رُّوْحِيْ فَقَعُوْا لَهٗ سٰجِدِيْنَ ۝٢٩

(28) Dan (ingatlah), ketika Rabb-mu berfirman kepada para malaikat, “Sungguh, Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk. (29) Maka apabila Aku telah menyempurnakan (kejadian)nya, dan Aku telah meniupkan roh (ciptaan)-Ku ke dalamnya, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.”  (QS. Al-Hijr : 28-29)

2. Proses Penciptaan Manusia (Keturunan Adam)

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ مِنْ سُلٰلَةٍ مِّنْ طِيْنٍۚ ۝١٢ ثُمَّ جَعَلْنٰهُ نُطْفَةً فِيْ قَرَارٍ مَّكِيْنٍۖ ۝١٣ ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظٰمًا فَكَسَوْنَا الْعِظٰمَ لَحْمًا ثُمَّ اَنْشَأْنٰهُ خَلْقًا اٰخَرَۗ فَتَبَارَكَ اللّٰهُ اَحْسَنُ الْخٰلِقِيْنَۗ ۝١٤

(12) Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah. (13) Kemudian Kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). (14) Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Mahasuci Allah, Pencipta yang paling baik. (QS. Al-Mu'minun : 12-14)

Bagi keturunan Adam, QS. Al-Mu'minun: 12-14 merinci tahapan biologis dalam rahim. Ayat tersebut merupakan rujukan paling detail mengenai tahapan janin: (1) Saripati tanah (Sulalah min thin). (2) Nuthfah: Air mani yang disimpan dalam tempat yang kokoh (rahim). (3) 'Alaqah: Sesuatu yang melekat/segumpal darah. (4) Mudghah: Segumpal daging. (5) Idzam: Pembentukan tulang belulang. (6) Pembungkusan tulang dengan daging, lalu menjadi makhluk yang sempurna. 

Komentar