Mari Kita Dzikir Dan Hidupkan Rumah Kita Dengan Dzikir
عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
«مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ، مَثَلُ الحَيِّ وَالمَيِّتِ»، ولفظ مسلم: «مَثَلُ الْبَيْتِ الَّذِي يُذْكَرُ اللهُ فِيهِ، وَالْبَيْتِ الَّذِي لَا يُذْكَرُ اللهُ فِيهِ، مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ». (صحيح - متفق عليه - صحيح البخاري: 6407)
🔸 Abu Musa -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: Nabi ﷺ bersabda,
"Perumpamaan orang yang dzikr mengingat Rabb-nya dengan orang yang tidak dzikr mengingat-Nya, seperti perbandingan orang hidup dengan orang mati." Dalam redaksi Muslim disebutkan: "Perumpamaan rumah yang di dalamnya ada dzikir kepada Allah dan rumah yang di dalamnya tidak ada dzikir kepada Allah, seperti perbandingan orang yang hidup dengan orang yang mati."
(Shahih - Muttafaq 'alaihi - Shahih Bukhari - 6407)

Komentar
Posting Komentar