Perbedaan Amalan Orang Mukmin Dan Orang Fajir ( Durhaka )
﴿فَلا يَأْمَنُ مَكْرَ اللَّهِ إِلا الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ﴾ ؛ وَلِهَذَا قَالَ الْحَسَنُ الْبَصْرِيُّ، رَحِمَهُ اللَّهُ: الْمُؤْمِنُ يَعْمَلُ بِالطَّاعَاتِ وَهُوَ مُشْفِق وَجِل خَائِفٌ، وَالْفَاجِرُ يَعْمَلُ بِالْمَعَاصِي وَهُوَ آمِنٌ. (تفسير ابن كثير - الأعراف ٩٩)
Ibnu Katsir rahimahullah dalam kitab tafsirnya menjelaskan,
فَلا يَأْمَنُ مَكْرَ اللَّهِ إِلا الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ}
"Tiada yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi. (Al-A'raf: 99).
Karena itulah Al-Hasan Al-Basri rahimahullah pernah mengatakan : "Seorang mukmin itu mengerjakan amal-amal ketaatan, sedangkan hatinya dalam keadaan takut, bergetar, dan khawatir; sementara orang yang fajir (durhaka) mengerjakan perbuatan-perbuatan maksiat dengan keadaan merasa aman." (lihat Tafsir Ibnu Katsir).

Komentar
Posting Komentar