Jangan Mencerca Saudaramu Dengan Dosa Yang Dia Telah Bertaubat Darinya
١٦١٠ - حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ، قَالَ: أُخْبِرْتُ عَنْ سَيَّارٍ، حَدَّثَنَا صَالِحٌ الْمُرِّيُّ قَالَ: سَمِعْتُ الْحَسَنَ، يَقُولُ: «كُنَّا نُحَدَّثُ أَنَّهُ مَنْ عَيَّرَ أَخَاهُ بِذَنْبٍ قَدْ تَابَ إِلَى اللَّهِ مِنْهُ ابْتَلَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِهِ»
كتاب الزهد لأحمد بن حنبل ص ٢٢٨
✍️ Al Hasan Al Bashri rahimahullah berkata,
“Dahulu kami diberitahu bahwa barang siapa yang mencerca saudaranya karena suatu dosa padahal ia telah bertobat kepada Allah, maka Allah 'Azza Wa Jalla akan mengujinya dengan (melakukan) dosa itu.”
📚 lihat kitab Az-Zuhud, oleh Imam Ahmad,

Komentar
Posting Komentar