Hasad Bisa Menyebabkan Seseorang Menolak Al-Haqq ( Kebenaran )


 

Hasad Bisa Menyebabkan Seseorang Menolak Al-Haqq ( Kebenaran )


قال ابن تيمية رحمه الله : "فَإِنَّ الْإِنْسَانَ قَدْ يَعْرِفُ أَنَّ الْحَقَّ مَعَ غَيْرِهِ وَمَعَ هَذَا يَجْحَدُ ذَلِكَ لِحَسَدِهِ إيَّاهُ أَوْ لِطَلَبِ عُلُوِّهِ عَلَيْهِ أَوْ لِهَوَى النَّفْسِ وَيَحْمِلُهُ ذَلِكَ الْهَوَى عَلَى أَنْ يَعْتَدِيَ عَلَيْهِ وَيَرُدَّ مَا يَقُولُ بِكُلِّ طَرِيقٍ وَهُوَ فِي قَلْبِهِ يَعْلَمُ أَنَّ الْحَقَّ مَعَهُ"
من كتاب: مجموع الفتاوى ٧\١٩١ - ابن تيمية

✍🏼  Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata :
“Seseorang sering kali mengetahui al-haqq (kebenaran) ada pada orang lain, namun dia menentangnya karena hasad (dengki) kepadanya, atau ingin mengalahkannya, atau karena hawa nafsu, dan hawa nafsu tersebut menyeretnya untuk berbuat jahat kepadanya dan menolak semua yang dia ucapkan dengan segala cara, padahal dalam hatinya dia mengetahui bahwa kebenaran bersama orang yang dia dengki itu.”
📚   lihat Majmu’ Al-Fatawa 7/191


Komentar