Sibukkan Hatimu Dengan Al Qur'an


Berkata Abdullah ibn Mas’ud radhiyallahu anhu:

ﺇﻥ ﻫﺬﻩ اﻟﻘﻠﻮﺏ ﺃﻭﻋﻴﺔ ﻓﺎﺷﻐﻠﻮﻫﺎ ﺑﺎﻟﻘﺮﺁﻥ، ﻭﻻ ﺗﺸﻐﻠﻮﻫﺎ ﺑﻐﻴﺮﻩ

“Sesungguhnya hati itu bagaikan bejana. Maka sibukkanlah dia dengan Al Qur'an, dan janganlah engkau menyibukkannya dengan selainnya.” (Hadits hasan – dikeluarkan oleh Ibn Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf: no.30633, Ahmad dalam Az-Zuhd: no.891, dan Abu Nuaim dalam Al-Hilyah:1/131)

     Menyibukkan hati dengan Alquran mencakup: Membacanya, Mempelajarinya, Mengajarkannya, dan Mengamalkannya. Barang siapa yang hatinya tersibukkan dengan Al Qur'an, maka yang tertampung di dalam hatinya adalah nilai-nilai Alquran.

     Dari ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma berkata, Rasulullah ﷺ bersabda :

إِنَّ الَّذِي لَيْسَ فِي جَوْفِهِ شَيْءٌ مِنَ القُرْآنِ كَالبَيْتِ الخَرِبِ

“Sesungguhnya seseorang yang  didalam hatinya kosong dari  Al Qur’an maka ia bagaikan rumah yang rusak/runtuh “ 
(H.R. Tirmidzi no. 2913 hadis hasan sahih)

     Utsman bin ‘Affan radhiallaahu ’anhu berkata :

لَوْ طَهَرَتْ قُلُوْبُنَا مَا شَبِعَتْ مِنْ كَلَامِ اللّٰهِ

“Seandainya hati kita bersih, maka tidak akan puas membaca Kalamullah (Al Quran).” (lihat Ighatsatul Lahfan, 1/64)

     Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata,

الْبَيْتُ يُتْلَى فِيهِ كِتَابُ اللَّهِ كَثُرَ خَيْرُهُ، وَحَضَرَتْهُ الْمَلَائِكَةُ، وَخَرَجَتْ مِنْهُ الشَّيَاطِينُ، وَإِنَّ الْبَيْتَ الَّذِي لَمْ يُتْلَ فِيهِ كِتَابُ اللَّهِ ضَاقَ بِأَهْلِهِ، وَقَلَّ خَيْرُهُ، وَحَضَرَتْهُ الشَّيَاطِينُ، وَخَرَجَتْ مِنْهُ الْمَلَائِكَةُ

“Rumah yang dibacakan di dalamnya kitab Allah, niscaya menjadi banyak kebaikannya, para malaikat mendatanginya dan syaithan-syaithan keluar darinya. Adapun rumah yang tidak dibacakan kitab Allah, niscaya akan terasa sempit bagi penghuninya, sedikit kebaikannya, syaithan-syaithan pun mendatanginya dan para malaikat keluar darinya.” (lihat Az-Zuhd Li Ibnu Al-Mubarak 1/273 no. 790)

 

Komentar